Lompat ke konten utama

Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas

Selamat atas Terbitnya Artikel di Jurnal Internasional Q1: Teliti Patronase dan Kampanye Digital di Sumatera Barat

PADANG, Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas mengucapkan selamat atas terbitnya artikel ilmiah berjudul “Layered, not displaced: Sociocultural patronage and digital campaigning in West Sumatra’s local elections, 2015–2024” pada jurnal internasional bereputasi Q1 pada tanggal 23 September 2026.

Artikel tersebut ditulis oleh Andri Rusta, S.IP., M.PP., dosen Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas, sebagai penulis pertama, bersama Dede Sri Kartini sebagai penulis kedua.

Penelitian ini mengkaji bagaimana praktik patronase dan klientelisme berbasis sosial-budaya tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan kelembagaan dalam penyelenggaraan Pilkada. Penelitian dilakukan melalui perbandingan tiga Pilkada di Sumatera Barat, yaitu Dharmasraya, Pasaman, dan Solok, pada tiga siklus elektoral 2015, 2020, dan 2024.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok telah menjadi bagian penting dalam strategi kampanye, tetapi tidak menggantikan peran broker atau jaringan patronase berbasis adat. Sebaliknya, teknologi digital dan jaringan patronase tersebut berjalan secara berlapis (layered), dengan broker adat tetap memiliki peran dalam membangun dan menguatkan kredibilitas politik kandidat.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perubahan aturan kelembagaan, termasuk reformasi ambang batas pencalonan pada 2024, belum secara signifikan mengubah struktur patronase yang telah mengakar. Otoritas adat yang melekat dalam struktur sosial masyarakat menjadi salah satu mekanisme penting yang menjelaskan ketahanan jaringan broker dalam politik lokal.

Terbitnya artikel ini menjadi capaian akademik yang membanggakan bagi Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas dan turut memperkuat kontribusi dosen dalam pengembangan kajian politik lokal, klientelisme, demokrasi, serta hubungan antara institusi formal dan praktik politik informal.

Untuk membaca artikel lengkap klik disini.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn