Lompat ke konten utama

Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas

Selamat atas Terbitnya Artikel Dosen Departemen Ilmu Politik di Jurnal Internasional Q1

PADANG, Departemen Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Andalas, mengucapkan selamat atas terbitnya artikel ilmiah berjudul “Patriarchy at the Ballot Box: Public Perceptions of Female Leadership and the Limits of Democratic Consolidation in Pre-Election Indonesia (2024)” yang ditulis oleh Andri Rusta, S.IP., M.PP., dosen Departemen Ilmu Politik Universitas Andalas, bersama Widya Cancer Rusnita sebagai penulis kedua. Artikel ini diterbitkan dalam jurnal internasional bereputasi kuartil satu (Q1).

Artikel ini mengkaji persepsi masyarakat Indonesia terhadap kepemimpinan perempuan, khususnya peluang perempuan untuk menduduki jabatan presiden. Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya keterwakilan perempuan pada posisi kepemimpinan tertinggi di Indonesia, meskipun berbagai kebijakan afirmasi telah diterapkan selama tiga dekade terakhir dan pemberdayaan gender menunjukkan perkembangan.

Penelitian ini menggunakan survei nasional yang dilaksanakan menjelang Pemilihan Presiden 2024. Survei tersebut melibatkan 1.240 warga negara yang memiliki hak pilih dengan desain pengambilan sampel acak bertahap (multistage random sampling) di 34 provinsi di Indonesia. Pendekatan ini memberikan gambaran sistematis mengenai sikap masyarakat terhadap kemungkinan perempuan menjadi presiden.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,9 persen responden menolak prinsip pencalonan presiden perempuan, sementara 62,4 persen menyatakan tidak akan memilih perempuan sebagai presiden. Temuan ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara penerimaan terhadap prinsip kepemimpinan perempuan dan kesediaan untuk memberikan dukungan dalam pilihan elektoral. Penulis menyebut fenomena tersebut sebagai permissive bias, yaitu kondisi ketika penerimaan pada tingkat prinsip lebih tinggi daripada kesediaan untuk mendukung dalam praktik.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa jenis kelamin merupakan variabel demografis yang secara statistik berhubungan signifikan dengan kedua ukuran sikap tersebut. Responden laki-laki menunjukkan tingkat penolakan terhadap kandidat perempuan yang lebih tinggi dibandingkan responden perempuan. Sementara itu, usia, pengeluaran rumah tangga, dan afiliasi partai politik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, penulis menegaskan bahwa variabel demografis secara keseluruhan hanya menjelaskan sebagian kecil variasi sikap masyarakat.

Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi kajian gender dan politik di Indonesia, terutama dalam memahami tantangan sosial yang dihadapi perempuan dalam kepemimpinan politik. Artikel tersebut juga menawarkan konsep permissive bias sebagai kerangka analisis untuk mengkaji kesenjangan antara norma kesetaraan yang diterima secara prinsip dan sikap elektoral yang masih membatasi dukungan terhadap kandidat perempuan.

Terbitnya artikel ini di jurnal internasional Q1 menjadi salah satu kontribusi akademik dosen Departemen Ilmu Politik Universitas Andalas dalam pengembangan kajian politik, demokrasi, dan gender. Publikasi ini diharapkan dapat memperluas diskusi ilmiah mengenai representasi perempuan serta mendorong penelitian yang berkontribusi pada pemahaman demokrasi yang lebih inklusif.

Selamat dan sukses kepada Andri Rusta, S.IP., M.PP., dan Widya Cancer Rusnita atas capaian publikasi ilmiah ini. Semoga prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian berkualitas dan memperkuat reputasi akademik Departemen Ilmu Politik Universitas Andalas di tingkat internasional.

Baca artikel lengkap disini

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn