
Padang, Senin/19 Oktober 2026. Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Andalas menyelenggarakan Workshop bertema “Membangun Personal Branding Melalui CV, Portofolio, dan Optimalisasi LinkedIn dari Perspektif Korporasi”. oleh Arif Mulizar, S.I.Kom., M.I.Kom. Kegiatan ini berlangsung di Gedung D FISIP Lantai 1.5 Universitas Andalas dan diikuti oleh mahasiswa Ilmu Politik angkatan 2024, angkatan 2025, serta mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.
Workshop ini dirancang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan karier mahasiswa, khususnya dalam menyajikan kompetensi, pengalaman, dan bukti kontribusi secara jelas kepada dunia kerja. Banyak mahasiswa sebenarnya memiliki pengalaman akademik, organisasi, kepanitiaan, maupun kegiatan sosial, tetapi belum menerjemahkannya menjadi informasi yang relevan bagi perekrut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami bagaimana CV, portofolio, dan profil LinkedIn dapat menjadi sarana membangun personal branding yang profesional.
Arif Mulizar, sebagai Senior Analyst Government Relations di Pertamina New & Renewable Energy dengan latar belakang jurnalistik dan komunikasi, serta berpengalaman lebih dari sepuluh tahun di sektor energi, pendidikan, dan media, beliau membagikan sudut pandang korporasi tentang bagaimana kandidat dinilai pada tahap seleksi. Kegiatan ini juga diiringi oleh moderator dari mahasiswi Ilmu Politik 2025 yaitu Sauma Anjeli.
Pada sesi pertama, peserta mempelajari cara membaca CV dari perspektif perekrut, mulai dari struktur dan prioritas informasi, penggunaan kata kunci yang sesuai dengan posisi yang dituju, hingga kesalahan umum yang membuat informasi dalam CV sulit terbaca. Peserta juga diingatkan bahwa CV harus ringkas, relevan, dan jujur, tanpa mengandalkan klaim yang tidak dapat dibuktikan.
Pada sesi berikutnya, narasumber membahas pentingnya portofolio sebagai bukti kompetensi. Mahasiswa didorong untuk memilih pengalaman yang relevan, menjelaskan peran dan kontribusinya, serta menunjukkan proses dan hasil yang dicapai. Dengan cara ini, kegiatan akademik, organisasi, maupun proyek yang pernah diikuti dapat tampil sebagai bukti nyata kemampuan, bukan sekadar daftar kegiatan.
Materi terakhir berfokus pada optimalisasi LinkedIn, mencakup penyusunan headline, bagian About, pengalaman, dan keahlian, serta pentingnya konsistensi antara LinkedIn dan CV. Peserta juga dibekali pemahaman tentang membangun jejaring profesional secara etis dan kredibel di ruang digital.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan hangat, ditandai dengan pertanyaan dari peserta seputar:
Bagaimana membangun jejaring di LinkedIn secara etis tanpa terkesan “numpang minta kerja? dan Seperti apa portofolio yang relevan untuk mahasiswa Ilmu Politik? serta, Apa yang membuat sebuah CV langsung menarik perhatian, dan apa yang membuatnya langsung dilewatkan?
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Politik diharapkan lebih percaya diri dalam menyajikan kompetensinya dan lebih siap menghadapi proses magang maupun rekrutmen kerja. Departemen Ilmu Politik berharap workshop ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun personal branding yang profesional, konsisten, dan berbasis bukti sejak dini.




